Kamis, 17 Januari 2013

Supply Chain Management



PENGANTAR SCM ( Supply Chain Management )
Supply Chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk supplier, pabrik, distributor, toko atau ritel, sertu perusahaan pendukung seperti jasa logistik.
Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam supply chain yaitu pertama, aliran barang dari hulu ke hilir contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir. Yang kedua, aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu dan ketiga adalah aliran informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir atau sebaliknya.
Supply Chain Sebuah rangkaian atau jaringan perusahaan-perusahaan yang bekerja secara bersama-sama untuk membuat dan menyalurkan produk atau jasa kepada konsumen akhir. Rangkaian atau jaringan ini terbentang dari penambang bahan mentah (di bagian hulu) sampai retailer / toko (pada bagian hilir).

 
FUNGSI SCM
•      SCM secara fisik mengkonversi bahan baku menjadi produk jadi dan menghantarkannya ke pemakai akhir .
•      SCM sebagai mediasi pasar, yakni memastikan bahwa apa yang disuplai oleh rantai supply mencerminkan aspirasi pelanggan atau pemakai akhir tersebut .

MANFAAT SCM
Tujuan SCM modern adalah untuk mengurangi ketidakpastian (uncertainty) dan resiko dalam supply chain, yang memberikan pengaruh positif pada tingkat penyimpanan / inventory, cycle time, proses bisnis, dan jasa customer.

Supply Chain mencakup 3 bagian
1.      Upstream Supply Chain
Bagian ini mencakup supplier first-tier dari organisasi (dapat berupa perusahaan manufaktur atau asembling) dan suppliernya, yang di dalamnya telah terbina suatu hubungan / relasi.
2.      Internal Supply Chain
Bagian ini mencakup semua proses yang digunakan oleh organisasi dalam mengubah input yang dikirim oleh supplier menjadi output, mulai dari waktu material tersebut masuk pada perusahaan sampai pada produk tersebut didistribusikan, di luar perusahaan tersebut.
3.      Downstream Supply Chain
Bagian ini mencakup semua proses yang terlibat dalam pengiriman produk pada customer akhir

Masalah / Tantangan Supply Chain
•      Kompleksitas Struktur Supply Chain
–     Melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda-beda
–     Perbedaan  bahasa, zona waktu, dan budaya antar perusahaan
•      Ketidakpastian
–     Ketidakpastian permintaan
–     Ketidakpastian pasokan : waktu pengiriman, harga dan kualitas bahan baku, dll.
–     Ketidakpastian internal : kerusakan mesin, kinerja yang tidak sempurna, ketidakpastian kualitas produk, dll.

Solusi Masalah Supply Chain
•    Melakukan outsourcing (dengan menggunakan sumber dari pihak luar) daripada dilakukan sendiri selama ada permintaan yang meningkat.
•      Membeli input secara langsung daripada harus memproduksi terlebih dahulu.
•      Menciptakan “strategic partnership” dengan supplier.
•      Menggunakan pendekatan “just in time”dalam melakukan pembelian, yang mana supplier mengirimkan material yang dibutuhkan dalam jumlah kecil.
•      Menggunakan supplier seminimum mungkin.
•      Memperbaiki hubungan antara supplier dan buyer.
•      Melakukan proses produksi setelah ada order.

Peranan Teknologi Informasi dalam SCM
Chopra & Meindl (2001) menyatakan bahwa dalam SCM terdapat empat penggerak (driver), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Dari keempat penggerak tersebut, informasi merupakan penggerak utama. Informasi sangat mempengaruhi ketiga penggerak lainnya.
Peranan informasi dalam SCM dipengaruhi oleh teknologi informasi yang digunakan. Teknologi informasi ini mempunyai peranan penting dalam dalam mendukung kinerja SCM. Peranan Teknologi Informasi pada masing-masing proses bisnis dalam SCM tersebut adalah sebagai berikut:
1.      Peranan dalam Manajemen Hubungan Pelanggan
Dalam SCM, proses manajemen hubungan pelanggan (customer relationship management/ CRM) bertujuan untuk menyediakan struktur dalam mengembangkan dan memelihara hubungan dengan pelanggan.
2.      Peranan dalam Manajemen Pelayanan Pelanggan
Untuk dapat menjalankan manajemen pelayanan pelanggan (customer service management/CSM) secara baik, teknologi informasi yang digunakan harus handal. Teknologi informasi ini harus dapat menghimpun secara real time mengenai berbagai informasi yang diperlukan pelanggan, seperti ketersediaan produk, waktu pengiriman, dan status pesanan.  
3.      Peranan dalam Manajemen Permintaan
Manajemen permintaan (demand management) mencakup proses-proses yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pelanggan dengan kemampuan pasokan perusahaan.
4.      Peranan dalam Pemenuhan Pesanan
Pemenuhan pesanan yang efektif membutuhkan integrasi dari proses manufaktur, logistik dan rencana pemasaran. Kunci SCM yang efektif adalah memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai dengan waktu.
5.      Peranan dalam Manajemen Aliran Manufaktur
Proses-proses manufaktur harus bersifat fleksibel dalam menanggapi perubahan pasar. Perubahan dalam proses aliran manufaktur diperlukan untuk memperpendek waktu siklus. Hal ini berarti akan meningkatkan responsivitas terhadap pelanggan.
6.      Peranan dalam Manajemen Hubungan Pemasok
Manajemen hubungan pemasok merupakan proses yang menentukan bagaimana suatu
perusahaan berinteraksi dengan para pemasoknya. Fungsi pembelian dikembangkan melalui mekanisme komunikasi yang cepat seperti electronic data interchange (EDI) dan jaringan internet.
7.      Peranan dalam Pengembangan dan Komersialisasi Produk
SCM mencakup integrasi pelanggan dan pemasok ke dalam proses pengembangan produk untuk memperpendek time to market.
8.      Peranan dalam Manajemen Pengembalian (Return Management)
Proses manajemen pengembalian mencakup pengaturan aliran reverse product secara efisien dan mengidentifikasi peluang-peluang untuk mengurangi pengembalian yang tidak dikehendaki. Dalam proses ini juga tercakup pengontrolan reusable assets, seperti kontainer.





sumber  :
1.  http://www .teknik.ums.ac.id/dl_jump.php?id=24

            2. http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/viewFile/1357/1139

 


Jumat, 30 November 2012

WINDOWS 8


Windows 8 adalah nama kode untuk versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard. Sehingga Windows 8 di desain untuk perangkat Tablet sentuh.

Microsoft secara resmi mengumumkan jadwal perilisan sistem operasi terbaru, Windows 8 pada 26 Oktober 2012, bersamaan dengan peluncuran komputer perdana yang menggunakan Windows 8. Microsoft telah megeluarkan versi Release Preview, untuk dicoba di seluruh dunia dan di tampung komentar mereka untuk pembangunan Windows 8 menjadi lebih baik Microsoft pun kini telah mengeluarkan Windows 8 Enterprise yang memiliki fitur paling lengkap di antara versi Windows 8 lainnya, seperti layar mulai yang memiliki pilihan latar belakang yang lebih banyak dan penuh warna.

Pada 29 Februari 2012 Microsoft juga telah merilis Versi Consumer Preview sebelum di keluarkannya versi beta pada bulan Maret 2012  Microsoft juga telah merilis Versi Release Preview , ini merupakan versi terakhir percobaan Windows 8, yang tidak akan di utak atik lagi jika tidak ditemukan bug yang terlalu besar.




SEJARAH

Di 2011 Consumer Electronics Show di Las Vegas, Microsoft mengumumkan bahwa akan mensertakan dukungan untuk System-on-(a)-chip (SoC) dan mobile prosesor ARM di Windows 8. Versi 32-bit Milestone 1, build 7850, dengan tanggal build 22 September 2010, telah bocor ke BetaArchive, sebuah komunitas beta online, yang tidak lama kemudian bocor untuk P2P / jaringan berbagi torrent pada 12 April 2011. Milestone 1 Mensertakan antarmuka 'ribbon' seperti yang dimiliki Microsoft Office 2010 untuk Windows Explorer, sebuah Pembaca PDF yang disebut Modern Reader, pembaharuan task manager yang disebut Modern Task Manager, dan ISO Mounting bawaan.

Versi 32-bit Milestone 2, build 7955, dibocorkan ke BetaArchive pada 25 April 2011. Fitur build ini adalah sebuah 'pattern login' baru dan seterusnya. Versi 64-bit Milestone 3, build 7959, dibocorkan lagi ke BetaArchive pada 1 May 2011. build ini dianggap penting sebagai bocoran publik pertama Windows Server 8, serta build 64-Bit yang pertama kali bocor.
Pada September 2011, Microsoft mengeluarkan 'Developer Preview' dari Windows 8 Pengembangan 8102 di //build/ Conference

Pada 29 Februari 2012, Microsoft Mengeluarkan versi 'Consumer Preview' (sebutannya beta dari microsoft) dari Windows 8 build 8250. Perubahan yang menonjol dari Developer Preview adalah salah satunya:
Logo baru yang didesain oleh Pentagram, Sekarang Menggambarkan bentuk jendela asli sebagai ganti dari logo bendera berkibar dari windows terdahulu.
Sekarang Tombol start sudah dihapus seluruhnya. microsoft menyebutkan bahwa 'ini saatnya menu start untuk pensiun dan digantikan oleh Start Screen' (banyak pro dan kontra dari konsumen dengan menolaknya penghapusan tombol start.)
Diversi ini sekarang penampilan Start Screen dapat diubah dari PC Settings seperti Tekstur dan Warnanya.
Perubahan Nama dari Control Panel Menjadi PC Settings.
dan lain lain

Pada 31 Mei 2012, Microsoft merilis versi 'Release Preview' dari Windows 8 build 8400. Perubahan utama dari versi ini yaitu dukungan plug in pada aplikasi IE 10 Windows 8 UI Style dan adanya 3 aplikasi baru Windows 8 UI Style: Sports, Travel, dan News. Pada 26 Oktober 2012, Microsoft secara resmi merilis Windows 8 dalam acara di kota New York, Amerika Serikat.


FITUR
Desain aplikasi Windows 8 UI, yang dapat dibuat dari bahasa pemograman apa saja, Seperti : HTML/CSS, JavaScript, C, C++, C#, dll.
Hilangnya tombol Start (Disukseskan oleh Start Screen dan Charms)
Kompatibel dengan Arsitektur Intel, AMD dan ARM (Khususnya Tablet)
Kompatibel dengan Perangkat berspesifikasi rendah seperti Tablet, Laptop, Netbook, bahkan Smartphone
Windows Portabel di USB (Windows To Go)
Windows Explorer Sekarang Menggunakan Ribbon seperti Office 2010 & 2007 (Tombol menu file seperti Office 2010, tetapi interface menu file explorer seperti office 2007)
Hybrid Boot, fitur untuk mempercepat waktu start-up dengan menyimpan memori inti Windows ke dalam hard disk dan me-load nya tiap booting.
Fitur recovery baru, Refresh dan Reset. Refresh akan mengembalikan semua file Windows ke kondisi awal/default tanpa mengubah pengaturan, berkas, atau aplikasi Windows 8 UI. Reset akan mengembalikan komputer ke kondisi standar pabrikan.
Rancangan baru dari Task Manager.
Proses Aktifasi Yang Mudah
dsb.


KELEBIHAN WINDOWS 8

Tampilan yang Dinamis
Layaknya sistem operasi pada smartphone, windows 8 dilengkapi dengan notifikasi atau pemberitahuan akun anda yang terhubung di dunia maya. Selain itu Anda juga akan otomatis terhubung dengan pusat penyimpanan data milik microsoft, Skydrive. Dengan demikian Anda dapat menyimpan data secara aman di internet.

Pencarian Data Cepat
Fitur ini sebernarnya hampir mirip seperti windows 7, Anda cukup mengetikkan data yang ingin dicari pada kotak pencarian, windows 8 akan menampilkan pilihan data yang terkait dengan kata kunci yang diketikkan.

Aplikasi Pendukung
Jika menggunakan windows 8, Anda dapat dengan mudah menemukan aplikasi pendukung yang banyak tersebar di internet.

Waktu Booting yang Cepat
Dalam video yang didemokan pihak microsoft, windows 8 hanya membutuhkan waktu 8 detik untuk booting.

Tidak Perlu Upgrade
Jika sebelumnya perangkat yang Anda gunakan sudah bisa menjalankan windows 7, dapat dipastikan perangkat Anda juga bisa digunakan untuk menjalankan windows 8 tanpa perlu mengupgrade komponen.

 

KEKURANGAN WINDOWS 8

Tidak ada Tombol Start
Tidak adanya tombol start dirasa membuah para pengguna windows 8 mengalami kesulitan untuk memulai pekerjaan. Meskipun sudah ada kotak pencarian, keberadaan tombol start dirasa sangat penting pada sebuah sistem operasi.

Tidak ada Tombol Close
Untuk menutup aplikasi yang sedang berjalan, Anda harus mengarahkan cursor mouse ke bagian atas aplikasi, kemudian Anda harus men-drag barulah aplikasi akan tertutup.

Sulit Berpindah Antar Screen
Dengan tidak adanya fungsi alt+tab membuat kita mengalami kesulitan saat hendak berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain. Tapi sebagai gantinya, ada Metro UI yang memungkinkan kita untuk men-drag and drop aplikasi yang sedang berjalan.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari windows 8, semoga dapat menambah wawasan Anda dan menjadi referensi sebelum memutuskan untuk berpindah ke sistem operasi windows 8.



Sumber            :